Belajar Online Kurang Efektif? Ikuti 5 Tips Jitu Ini!

 Anak Sedang Belajar Online

Tidak bisa dipungkiri, pandemi ini membuat kita sebagai orang tua pusing tujuh keliling. Anak di kasih kebabasan pegang HP buat belajar online, malah dipake nonton atau main game online. Bukan tidak mau ngawasin, tapi memang kita juga punya kerjaan lain.

Semua orang paham bahwa pandemi Covid-19 ini memang benar-benar ada, dan berbahaya. Namun, bukan berarti anak kita harus menjadi korbannya. Tentu kita tidak mau anak kita menjadi generasi bodoh, generasi lemah, generasi yang tidak mau mikir karena semua jawaban ulangan ada di Google.

Sedihnya. Banyak orang tua yang pasrah dengan keadaan ini. Alasannya, "Ya mau gimana lagi? Kan saya harus kerja". Atau "Gimana mau ngawasin atau bimbing anak saat belajar online? Orang aku gak ngerti".

"Lantas kita harus bagaimana?"

Semua orang pasti ingin anaknya berhasil, suksus. Sayangnya sukses itu butuh kerja keras dan pengorbanan. Dan faktanya, orang sukses itu tidak banyak, karena tidak banyak juga orang yang mau kerja keras dan berkorban (waktu, tenaga dan harta).

Tapi kami yakin, Anda termasuk orang tua yang mau kerja keras dan mau berkorban. Kami akan bantu Anda dengan 5 tips jitu berikut:

1. Percepat Kedewasaan Anak

Dewasa yang kami maksud bukan tentang umur, karena umur pasti bertambah tapi kedewasaan hanya bisa diraih melalui proses yang panjang.

Sekarang, sudah tidak relevan lagi kita bicara "salah sendiri anak dikasih HP, makannya kecanduan", karena zaman sudah menuntut anak untuk terbiasa pegang HP.

Tapi kita bisa mendidik anak kita untuk disiplin waktu, kapan boleh pegang HP dan kapan harus fokus pada hal yang lebih penting untuk masa depan.

Kita juga harus secepat mungkin memberikan pemahaman tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Caranya dengan memberikan informasi kenapa suatu hal boleh atau tidak boleh, dan apa sebabnya bila dilanggar.

Benar dan Salah

Dan, yang terpenting adalah menjadi contoh terbaik untuk anak kita. Jangan harap anak kita menjauhi rokok misalnya, kalau kita sendiri setiap hari asik merokok.

2. Hadiah dan Hukuman

Mungkin ini terdengar kaku karena hal ini biasanya hanya diaplikasikan di sekolah, atau lembaga-lembaga formal.

Hadian

Tapi, dengan memberikan hadiah maka anak akan semakin termotivasi untuk menjadi lebih baik. Sebaliknya, dengan adanya hukuman maka akan ada efek jera dan anak tidak mengulangi kesalahannya lagi.

Tentu mengenai hadiah dan hukuman ini harus desusaikan dengan kondisi anak, umur, psikologis, dan tidak bisa di aplikasikan secara merata ke semua anak.

Jangan lupa untuk mengkomunikasikan sesering mungkin sebelum menerapkannya.

3. Perhatian dan Pujian

Bagi sebagian orang tua, anak belajar di rumah adalah mimpi buruk. Namun, tahu kah Anda? Bahwa kebiasaan buruk itu bisa menular, seperti virus.

Virus

Sebenarnya ada hal baik yang bisa kita petik, yaitu anak terhindar dari virus-virus buruk dari temannya. Bisa jadi anak kita tadinya baik, namun karena berteman dan sering interaksi dengan anak nakal maka anak kita jadi ikut nakal.

Di sekolah juga tidak hanya ada hal postif, ada juga hal negatif seperti bully mem-bully. Jika anak Anda cenderung kurang percaya diri, inilah saat yang tepat untuk meningkatkan kepercayaan dirinya dengan lebih sering memberi pujian saat anak melakukan kebaikan.

Walau demikian, pengaruh buruk dari luar akan tetap ada. Yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan perhatian agar anak lebih nyaman dengan keluarga di rumah, dibanding dengan orang lain.

4. Minta Bantuan Ahli

Anak Belajar

Kita sebagai manusia pasti memliki keterbatasan, walau kita punya kelebihan di bidang tertentu, tapi pasti ada bidang lain yang kurang kita kuasai.

Misal, Anda sedikit alergi dengan matematika dan bahasa Inggris. Sementara anak Anda butuh bantuan untuk mengerjakan PR. Jangan paksakan diri, karena hasilnya bisa membuat anak kecewa dan tidak percaya lagi dengan Anda.

Solusinya, minta bantuan ahli. Coba cari dan tanya orang terdekat, suami, anak, saudara, atau tetangga. Barangkali mereka bisa membantu.

Namun, jika belum menemukannya Anda bisa menghubungi lembaga bimbel atau les privat. Tentu mereka lebih professional.

5. Jangan Putuskan Doa


Manusia itu serba terbatas, termasuk kita sebagai orang tua saat mendidik anak. Tapi Allah kuasanya tidak terbatas, maka sangat wajar jika setiap kita punya masalah, kita minta petunjuk Allah.

Sekian semoga bermanfaat. Semoga Anda dan keluarga senantiasa sehat, diberikan rizki yang melimpah berkah, diberikan keturunan sukses dan soleh/ah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel